jump to navigation

No.20: Ten Paradoxes of Creative People December 11, 2009

Posted by Blue Velocity in 1.
trackback

We go directly to the next assignment:

Jadi ini tentang 10 Paradoks yang dialami oleh seorang yang kreatif. Apa saja 10 paradoks itu ???? ini nih…

(Tiap – Tiap point bakal langsung gw komenin)

1.  Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Yep, orang kreatif memiliki energi yang berlebih untuk menyalurkan apa yang ada di otaknya jadi hal yang ga biasa, tapi bisa juga dia keliatan adem ayem karena sedang menggodok idenya itu menjadi sesuatu hal. Orang kreatif juga butuh ketenangan sehingga dia bisa mendapatkan inspirasi yang brilian. 

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Hmm, bener juga disamping smart dia juga harus realistis, apakah ide yang tidak biasanya itu applicable atau tidak.

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

Okay, orang2 kreatif bisa menggabungkan antara kerunyaman dengan keteraturan, sesuatu yang tidak berurutan bisa bersatu dengan sesuatu yang memiliki urutan pasti. Itu semua hanya ada di pikiran orang – orang yang kreatif.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

Imajinasi seorang yang kreatif, harus memiliki sense of reality. Sehingga tidak menjadi sebuah bualan saja. Sense of Reality inilah yang akan membuat orang yang kreatif semakin fokus dengan idenya sehingga bisa menjadi suatu hal yang inovatif. Sumber – sumber idenya tetap datang dari pikiran – pikiran yang imaginatif dan memiliki nilai fantasy, atau khayalan.

5. Creative people tend to be both extroverted and introverted.

Disaat orang kreatif memproses ide di dalam otaknya, maka dia akan cenderung untuk diam dan berkonsentrasi terhadap idenya itu. Setelah dia mendpatkan pencerahan dari idenya tersebut, maka dia akan begitu bersemangat dalam menjelaskan ide tersebut kepada orang lain. Seperti Archimides yang berteriak Eureca !!! sambil berlarian tanpa busana karena dia sedang berendam sewaktu dia menemukan hukum Archimides. Hal tersebut adalah suatu hal yang ekstrovert…. 

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Setiap kali orang kreatif menemukan idenya dia akan merasa rendah hati dan berbangga diri karena itulah hasil kerja keras yang dia dapatkan. Dia boleh bangga karena tidak ada yang berpikir seperti dia, dan dia harus rendah hati karena masih banyak hal yang bisa digunakan untuk menyemmpurnakan idenya tersebut.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Kreatif tidak ada hubungannya sama sekali dengan gender, tidak ada jurang pemisah antara kekreatifan laki – laki dengan perempuan, maka semuanya bisa kreatif asal ada kemauan dan niat dari perseorangan tersebut, tidak peduli laki – laki atau perempuan.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Konservative berarti tidak melanggar pakem yang ada, rebellious berarti off the track, nah orang kreatif ada di antara keduanya, diantara pakem dan diluarnya. Dia harus bisa mencari celah, sehingga dapat masuk kedalam dan keluar dengan mudah. Orang yang akan kreatif akan keluar dari jallur tapi tetap memperhatikan aturan – aturan yang ada.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Orang yang kreatif akan senang apabila mengerjakan hal – hal yang berhubungan dengan dirinya. Dia akan sangat passionate dan berkeinginan untuk menyelesaikan pekerjaannya tersebut, tapi apabila dia dihadapkan dengan hal – hal yang dia benci maka dia akan sangat objective atau menolak untuk menyelesaikannya.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Keterbukann orang – orang yang kreatif akan mengekspos mereka kepada Kesenangan dan juga Penderitaan. Hal ini disebabkan karena mereka akan mendapatkan kesenangan apabila idenya berhasil tetapi apabila gagal mereka akan merasa kecewa dan merasa tertekan.

From Creativity: The Work and Lives of 91 Eminent People, by Mihaly Csikszentmihalyi, published by HarperCollins, 1996.

Jadi Paradoks iniliah yang dialami seorang Kreatif, jadi bagaimana kita untuk bisa mengatur hidup dan memiliki keseimbangan dalam setiap hal yang kita lakukan, sehingga paradoks ini bisa kita ubah menjadi hal yang positif untuk kita.

Thx Mihaly Chicks – Sent – Me – High !!!!!!!!!!!

Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: